Diduga Rem Blong, Pasutri Asal Magetan Tewas Terjun ke Jurang di Kare Madiun

Jenazah Pasutri Magetan yang Mengalami Kecelakaan di Kare Madiun Saat Dievakuasi. Foto : Istimewa

(magetanviral.com), MADIUN - Kecelakaan maut terjadi di jalur perbukitan Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Senin (23/3/2026). 

Sepasang suami istri (pasutri) asal Kabupaten Magetan dilaporkan tewas di lokasi kejadian setelah sepeda motor yang mereka kendarai terjun bebas ke jurang.

Dilansir dari sinergiamediatama, Insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 12.45 WIB di Desa Cermo, Kecamatan Kare. Kapolsek Kare, AKP Gunawan, membenarkan adanya kecelakaan tunggal yang merenggut nyawa di wilayah hukumnya tersebut.

"Benar, telah terjadi kecelakaan tunggal di Desa Cermo, Kecamatan Kare," ujar AKP Gunawan saat dikonfirmasi, Senin (23/3/2026).

Data yang dihimpun, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Beat bernopol AE 4096 QI melaju dari arah Kecamatan Gemarang menuju Kecamatan Kare. Motor tersebut dikendarai oleh Teguh Prayitno (62), yang membonceng istrinya, Sulistiyani (59). Keduanya merupakan warga Desa Suratmajan, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan.

Saat melintasi jalan menurun dengan kemiringan cukup tajam, motor yang dikendarai korban diduga mengalami gagal pengereman atau rem blong. Kondisi jalan yang curam membuat laju kendaraan tak terkendali hingga akhirnya terperosok ke dalam jurang dan jatuh di area perkebunan milik warga.


"Dugaan sementara karena rem tidak berfungsi saat melewati turunan tajam, sehingga kendaraan terjun ke jurang. Kedua korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP)," jelas Gunawan.

Detik-detik pasca-kecelakaan tersebut sempat terekam kamera amatir warga dan beredar luas di media sosial. Dalam rekaman video, terlihat sepeda motor korban dalam kondisi rusak parah, tidak jauh dari posisi kedua korban ditemukan.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi jenazah ke rumah sakit terdekat. Polisi juga telah melakukan olah TKP dan mengamankan kendaraan korban sebagai barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut.

Pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, baik dari faktor teknis kendaraan maupun kondisi geometris jalan di lokasi kejadian. [yep/mv]
Lebih baru Lebih lama