![]() |
| Jambu Kristal yang Diduga Busuk / Foto : Facebook Sri Lestari |
magetanviral.com,MAGETAN - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan kembali menjadi perhatian publik setelah muncul keluhan mengenai kualitas makanan yang dibagikan kepada siswa.
Keluhan tersebut mencuat setelah akun Facebook bernama Sri Lestari mengunggah temuan buah jambu yang diduga sudah busuk dalam paket makanan MBG yang diterima siswa.
Dalam unggahannya di media sosial pada Selasa (10/03/2026), Sri Lestari menuliskan keluhan agar petugas lebih teliti dalam menyiapkan makanan bagi anak-anak.
"Elaee nek busuk gini mbok yoo ojo di katutno to yoo... mesakne anak si oleh. Tolong dong yang kerja di SPPG lebih teliti ini buat anak-anak lhooo. Hari ini dapat buah yang busuk nyuk-nyuk. Kemarin ada yang isinya tidak sama (keju dan kurma tidak ada) padahal yang lain ada," tulisnya.
Unggahan tersebut juga memperlihatkan foto buah jambu yang tampak berlubang dan diduga mengalami pembusukan.
Dilansir dari media suarakumandang.com, unggahan tersebut dengan cepat menyebar di media sosial dan menarik perhatian warganet.
Sri Lestari juga meminta petugas di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Mardi Sastra Mancanegoro agar lebih teliti dalam menyeleksi bahan makanan sebelum didistribusikan kepada para siswa.
Selain soal buah yang diduga busuk, ia juga menyebut sebelumnya sempat terjadi ketidaksesuaian isi menu dalam beberapa paket makanan MBG, di mana ada paket yang tidak mendapatkan komponen yang sama dengan paket lainnya.
Dalam foto yang beredar, terlihat daftar menu MBG pada hari tersebut mencantumkan buah jambu kristal sebagai salah satu komponen makanan.
Unggahan tersebut pun memicu beragam tanggapan dari warganet. Sebagian mempertanyakan kualitas pengawasan makanan dalam program MBG, sementara yang lain meminta adanya evaluasi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
Program MBG merupakan program penyediaan makanan bergizi bagi pelajar yang didistribusikan melalui dapur pelayanan gizi atau SPPG.
Program tersebut bertujuan meningkatkan asupan gizi sekaligus mendukung kesehatan dan konsentrasi belajar siswa selama mengikuti kegiatan belajar di sekolah.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak penyelenggara program MBG maupun pengelola SPPG terkait dugaan buah busuk tersebut.
Sementara itu, foto jambu yang diduga busuk tersebut terus beredar di berbagai unggahan di platform digital dan memicu diskusi publik mengenai standar kualitas bahan makanan dalam program MBG yang dikonsumsi siswa setiap hari.
