magetanviral.com, PONOROGO - Nasib tragis menimpa Dina Ayu Lestari, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) asal Desa Tulung, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo. Perempuan tersebut dilaporkan meninggal dunia diduga akibat tersengat aliran listrik saat tengah mengisi daya (*cas*) handphone miliknya, Kamis (23/4/2026) pagi.
Dikutip dari Tribunjaim, Insiden memilukan ini bermula ketika korban berada di dalam rumah, sementara sang kakak, Triyono, bersama dua tetangganya, Mulyono dan Sugeng, tengah asyik mengopi di teras rumah. Ketenangan pagi itu pecah saat suara teriakan kencang terdengar dari arah dalam rumah.
"Saat diteras rumah, tiba-tiba mendengar teriakan korban dari dalam rumah. Teriakannya itu kencang sekali," ungkap Pamapta I Polres Ponorogo, Ipda John Anderson saat dikonfirmasi, Kamis siang.
Mendengar teriakan histeris tersebut, ketiga saksi bergegas masuk ke dalam rumah. Mereka mendapati korban sudah tergeletak lemas di lantai depan kamarnya. Mirisnya, tangan kiri korban masih memegang stop kontak yang kondisinya terbuka dan teraliri arus listrik. Di samping tubuh korban, ditemukan juga charger dan unit handphone.
"Saksi bergegas menolong dan mencabut stop kontak. Saat itu korban masih hidup namun sudah lemas, merintih kesakitan, dan terlihat sesak nafas," tambah Ipda John.
Warga sempat berupaya melarikan korban ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun sayang, nyawa Dina tidak tertolong sebelum sempat dievakuasi.
Kapolsek Sampung, AKP Agus Suprianto, menyatakan bahwa jajaran Korps Bhayangkara telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta pemeriksaan luar terhadap jenazah korban.
"Ditemukan luka bakar pada telapak tangan kiri sepanjang 3 sentimeter, serta lebam mayat pada lengan dan punggung kiri. Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan," jelas AKP Agus.
Dari hasil olah TKP, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu buah stop kontak dengan kabel sepanjang 3 meter dalam kondisi terbuka, satu unit *charger*, serta satu unit HP Vivo warna putih.
Pihak keluarga menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah murni. Atas kejadian ini, AKP Agus mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati dalam menggunakan perangkat elektronik, terutama saat mengisi daya handphone.
"Tolong lebih diperhatikan lagi kondisi kabel atau stop kontak di rumah. Lalu, jangan sekali-kali bermain handphone sambil di-*charge*," pesannya.[yep/red]
