Lansia warga Kelurahan Mangkujayan Kecamatan Magetan Kabupaten Magetan tangannya menggenggam beberapa lembar uang kertas. Uang itu ia kumpulkan dengan susah payah untuk satu tujuan: "membayar utang".
Namun ketika dihitung kembali, jumlahnya ternyata belum cukup.
Alih-alih menghindar atau meminta penundaan, perempuan renta itu justru melakukan sesuatu yang membuat banyak orang terdiam.
Momen itu terekam dalam video yang diunggah akun Instagram @nld_hy05 dan kemudian menyebar luas di media sosial pada Rabu, 03/03/2026 lalu.
Dalam video tersebut, Mbah Giyem terlihat menyerahkan sebuah kantong plastik hitam yang sudah disiapkannya.
Dengan tangan yang sedikit gemetar, ia membuka plastik tersebut. Dari dalamnya, ia mengeluarkan satu bungkus kecil beras dan gula pasir 1 kilogram.
Bahan pokok itu lalu disodorkannya kepada sang penagih sebagai tambahan pembayaran.
“Niki damel tambahan, Mas,” ujarnya lirih.
Bagi Mbah Giyem, mungkin rasa lapar masih bisa ditahan. Namun janji yang belum ditepati terasa jauh lebih berat.
Pria yang datang menagih utang itu tampak mengenakan jas hujan biru. Melihat ketulusan di hadapannya, ia justru tidak tega menerima beras dan gula tersebut.
Dengan pelan, ia mendorong kembali bungkusan itu.
“Niku damel simbah mawon, simbah simpen,” katanya, meminta agar bahan makanan tersebut tetap disimpan untuk kebutuhan Mbah Giyem.
Mendengar itu, Mbah Giyem hanya terdiam. Sesekali tangannya mengusap dada, seolah menahan rasa haru yang tiba-tiba datang.
Video singkat tersebut kemudian mengundang simpati warganet. Banyak yang tersentuh melihat kejujuran seorang nenek yang tetap berusaha menepati janji di tengah keterbatasan.
Salah satunya datang dari akun @shakat_lingga yang akhirnya memutuskan untuk melunasi seluruh sisa utang Mbah Giyem.
Tak hanya itu, sisa donasi dari para dermawan juga diserahkan kepadanya untuk membantu kebutuhan sehari-hari.
Kisah sederhana dari Magetan ini menjadi pengingat bahwa kejujuran sering kali lahir justru dari mereka yang hidup dalam keterbatasan.
Dari tangan renta yang menawarkan beras dan gula, banyak orang kembali diingatkan bahwa menjaga janji bukan sekadar soal uang tetapi soal tanggung jawab dan harga diri.(yep/mv)
Tags
Magetan
