13 Ketua Perguruan Silat di Magetan Bersama Bupati Dan Wakil Bupati serta Kapolres Magetan
(magetanviral.com), MAGETAN - Momentum bulan Syawal 1447 Hijriah dimanfaatkan untuk memperkuat soliditas di Magetan. Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama keluarga besar Ikatan Pencak Silat Indonesia menggelar halal bihalal di Pendopo Surya Graha, Kamis (9/4).
Namun, agenda tersebut bukan sekadar silaturahmi. Di momen itu, 13 perguruan pencak silat yang tergabung dalam IPSI Magetan mendeklarasikan ikrar damai. Komitmen bersama ditegaskan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Deklarasi dipimpin langsung Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti dan Kapolres Magetan Raden Erik Bangun Prakasa. Hadir pula jajaran Forkopimda dan kepala OPD.
Dalam ikrar tersebut, seluruh perguruan sepakat menjaga kerukunan, menaati hukum, serta menolak segala bentuk provokasi. Mereka juga berkomitmen tidak mudah terpengaruh hoaks, tidak menggunakan atribut yang berpotensi memicu gesekan, hingga menyerahkan persoalan hukum kepada aparat berwenang.
Kapolres Magetan AKBP Erik Bangun Prakasa mengapresiasi peran aktif perguruan pencak silat dalam menjaga situasi daerah tetap aman. Ia juga menyampaikan pesan damai dalam suasana Idul Fitri.
“Kami mengapresiasi seluruh keluarga besar perguruan pencak silat di bawah naungan IPSI Magetan yang telah menjaga kamtibmas tetap kondusif. TNI-Polri siap mengawal wilayah Magetan agar tetap aman, sejuk, dan damai sesuai slogan ‘Sing Akur Kabeh Sedulur’,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Nanik Endang Rusminiarti menegaskan pentingnya harmoni antarperguruan sebagai bagian dari pembangunan daerah. Menurutnya, kebersamaan menjadi fondasi utama mewujudkan Magetan yang aman dan maju.
“Saya mengapresiasi seluruh perguruan pencak silat yang telah menjaga kerukunan. Tema ‘Sing Akur Kabeh Sedulur’ harus menjadi semangat bersama untuk mewujudkan Magetan yang nyaman, maju, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi penguat sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan perguruan pencak silat. Dengan komitmen tersebut, stabilitas dan kedamaian di Magetan diyakini dapat terus terjaga.[yep/red]
