Berbagai capaian tersebut diraih di sejumlah bidang strategis, mulai dari pelayanan publik, reformasi birokrasi, inovasi, hingga keterbukaan informasi. Prestasi ini menjadi indikator kuat bahwa sistem pengelolaan organisasi di Bakorwil III Malang berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja kolektif seluruh jajaran di bawah kepemimpinan Kepala Bakorwil III Malang, Asep Kusdinar, yang konsisten mendorong budaya kerja berintegritas dan akuntabel.
Deretan prestasi ini diraih secara berkelanjutan dalam lingkup wilayah kerja Bakorwil III Malang yang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Kota Batu, Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo, hingga Kota Surabaya.
Asep Kusdinar menegaskan bahwa kunci utama keberhasilan terletak pada pengelolaan anggaran yang akuntabel, transparan, dan tepat sasaran.
“Akuntabilitas anggaran bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi menjadi fondasi dalam membangun kepercayaan publik sekaligus mendorong kinerja organisasi yang lebih optimal,” ujarnya.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan sistem akuntabilitas kinerja, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta percepatan digitalisasi layanan. Selain itu, internalisasi nilai-nilai budaya kerja dan inovasi terus dilakukan guna meningkatkan efisiensi serta kualitas layanan kepada masyarakat.
Pada tahun 2025, Bakorwil III Malang berhasil meraih predikat Badan Publik Informatif dengan nilai monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik sebesar 94,25 dari Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur. Di tahun yang sama, Asep Kusdinar juga menerima penghargaan Leadership in Zero Stunting Initiative dalam Radar Malang Awards 2025.
Dalam bidang inovasi, Bakorwil III Malang mencatatkan prestasi melalui ajang Inotek Award 2025 dengan meraih predikat Terinovatif III lewat inovasi Infus Care, serta masuk dalam Top 15 inovasi terbaik melalui platform Artiknesia yang mendukung pemberdayaan seniman lokal. Inovasi Ekosistem Halal juga berhasil masuk dalam Top Inovasi Pelayanan Publik Jawa Timur 2025 kategori pemerataan ekonomi.
Sementara itu, dalam bidang komunikasi publik, Bakorwil III Malang meraih Terbaik 2 dalam ajang Jatim Public Relation Award (JPRA) 2025 kategori media audio visual. Pada aspek pelayanan, lembaga ini juga mencatatkan nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) tertinggi di lingkungan OPD Jawa Timur tahun 2025.
Capaian tersebut diperkuat dengan hasil evaluasi tahun sebelumnya. Pada 2024, Bakorwil III Malang meraih predikat “AA” (Sangat Memuaskan) dalam implementasi SAKIP, predikat “A” (Sangat Baik) dalam evaluasi Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik (PEKPPP), serta predikat “AA” dalam pengawasan arsip internal dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur.
Selain itu, dalam JPRA Awards 2024, Bakorwil III Malang juga berhasil meraih penghargaan Terbaik III untuk kategori program komunikasi publik dan kategori website, yang menunjukkan konsistensi dalam penguatan keterbukaan informasi.
Konsistensi inovasi bahkan telah ditunjukkan sejak 2023 melalui capaian Top Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) kategori umum lewat inovasi Barang Penting (Bakorwil Malang Peduli Stunting) yang berfokus pada intervensi sosial berbasis kebutuhan masyarakat.
Menurut Asep, berbagai prestasi yang diraih bukanlah tujuan akhir, melainkan pijakan untuk terus berkembang.
“Setiap capaian adalah hasil kolaborasi dan integritas seluruh tim. Dengan menjaga disiplin dalam pengelolaan anggaran, kita memastikan setiap program benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Ke depan, Bakorwil III Malang berkomitmen untuk terus memperkuat budaya kerja yang berintegritas, adaptif, dan inovatif. Upaya ini diharapkan mampu mempertahankan prestasi sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas, efektif, dan berkelanjutan.[yep/red]
