Data Ungkap Efek UNESA di Maospati, Kampus di Pusat Kota Magetan Berpotensi Ciptakan Ledakan Ekonomi Baru

PSDKU Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Kampus 5 di Kecamatan Maospati

magetanviral.com, MAGETAN - Kehadiran Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Kampus 5 di Kecamatan Maospati mulai menunjukkan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat. Sejak kampus tersebut beroperasi, berbagai sektor usaha mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan seiring meningkatnya aktivitas mahasiswa di wilayah tersebut.

Data tahun 2026 menunjukkan jumlah rumah kos di Kecamatan Maospati meningkat dari 143 unit pada 2025 menjadi 184 unit. Jumlah kamar kos juga bertambah dari 1.235 menjadi 1.452 kamar. Kenaikan tersebut menjadi indikator meningkatnya kebutuhan hunian bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan di kampus tersebut.

Pertumbuhan serupa juga terjadi di sektor kuliner. Jumlah rumah makan naik dari 94 unit menjadi 125 unit, sementara jumlah pedagang kaki lima bertambah dari 203 menjadi 238 unit. Sejumlah sektor jasa pendukung seperti laundry dan pedagang sayur turut mengalami peningkatan, meski tidak sebesar sektor hunian dan kuliner.

Data tersebut menunjukkan bahwa keberadaan kampus tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan, tetapi juga mampu menciptakan aktivitas ekonomi baru yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar.

Lonjakan paling mencolok terjadi di Kelurahan Mranggen yang menjadi salah satu kawasan penyangga kampus. Jumlah rumah kos di wilayah ini meningkat hampir dua kali lipat, dari 32 unit menjadi 63 unit. Jumlah kamar kos juga melonjak dari 199 menjadi 380 kamar.

Di sektor kuliner, pertumbuhan bahkan terlihat lebih tajam. Jumlah rumah makan bertambah dari empat unit menjadi 20 unit dalam kurun waktu yang sama.

Fenomena tersebut mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap berbagai kebutuhan mahasiswa, mulai dari tempat tinggal, makanan, hingga layanan pendukung lainnya. Kondisi itu sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat dan mempercepat perputaran ekonomi lokal.

Keberhasilan PSDKU UNESA 5 dalam menggerakkan ekonomi Maospati kini menjadi gambaran awal mengenai potensi yang dapat tercipta apabila pengembangan kampus terus dilakukan. Terlebih, pemerintah bersama UNESA tengah merencanakan penambahan fasilitas kampus di kawasan jantung Kota Magetan.

Jika melihat dampak yang telah muncul di Maospati, pengembangan kampus di pusat Kota Magetan diperkirakan akan menghasilkan efek ekonomi yang lebih luas. Berbeda dengan Maospati yang merupakan kawasan penyangga, pusat kota memiliki akses yang lebih mudah, intensitas aktivitas yang lebih tinggi, serta didukung pusat perdagangan dan jasa yang telah berkembang.

Keberadaan kampus di pusat kota berpotensi meningkatkan kebutuhan rumah kos dan kontrakan, sekaligus mendorong pertumbuhan rumah makan, kafe, usaha fotokopi dan percetakan, toko alat tulis, jasa transportasi, laundry, hingga berbagai ruang usaha baru bagi pelaku UMKM.

Tak hanya itu, meningkatnya jumlah mahasiswa dari luar daerah juga diperkirakan akan berdampak pada sektor lain. Tingkat hunian penginapan berpotensi meningkat, transaksi di pasar tradisional maupun pusat perbelanjaan dapat bertambah, serta nilai investasi properti di sekitar kawasan kampus diperkirakan ikut terdongkrak.

Pengalaman Maospati menunjukkan bahwa keberadaan kampus mampu menciptakan multiplayer effect atau efek berganda bagi perekonomian daerah. Aktivitas mahasiswa tidak hanya memberikan manfaat bagi sektor pendidikan, tetapi juga menjadi penggerak berbagai sektor usaha yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Karena itu, pengembangan kampus UNESA di pusat Kota Magetan dinilai tidak hanya sebagai investasi di bidang pendidikan. Lebih dari itu, langkah tersebut berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi baru yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan pelaku UMKM, serta memperkuat posisi Magetan sebagai salah satu kota pendidikan di wilayah barat Jawa Timur.[yes/red]
Lebih baru Lebih lama